Huawei E-5 Personal Wi-fi
Tuntutan pekerjaan selama ini membuat saya sering berada di luar kantor, sehingga keberadaan modem 3G untuk menunjang pekerjaan adalah hal yang umum. Selama ini saya banyak memakai modem jenis USB yang digunakan dengan mencolokkan modemnya melalui port USB dan mengaktifkan konektivitasnya menggunakan software yang terinstall di laptop. Banyaknya gadget yang juga membutuhkan koneksi internet mulai dari iPhone carrier lock, iPod, laptop office lock dan lainnya membuat saya akhirnya mencoba Personal Wi-Fi (MiFi) sebagai alternatif konektivitas.
Artikel ini akan membahas mengenai MiFi Huawei E5-832 yang saya beli dari Jakarta Notebook.
Pembelian dan Tampilan
Saya selama ini membeli modem 3G dari Jakarta Notebook (JakNot) dan tidak pernah ada masalah berarti, saya memutuskan membeli MiFi Huawei ini juga dari mereka karena price-wise saya lihat harga di JakNot rata-rata lebih rendah dibandingkan toko online pada umumnya - bahkan Kaskus- dan sistem pembayarannya sendiri juga cukup intuitif.
Alasan lain mengapa saya mencoba Huawei ini adalah karena modem ini factory unlock dari Huawei sendiri, bukan carrier unlock seperti modem 3G pada umumnya. Modem 3G saya sebelumnya adalah unlock dari AT&T dan 3G router dirumah adalah unlock dari Virgin Australia. Factory unlock membuat modem ini terkesan seperti modem "resmi" dan menambah keyakinan pada saat membelinya mengingat harganya yang lumayan mahal di kisaran +- Rp 800.000.
MiFi Huawei bersama Boksnya
modem ini dikirim ke rumah dalam boks hitam Huawei. Isi boxnya sendiri adalah:
- MiFi.
- kabel charge micro USB (?) ke USB
- buku simple guideline manual.
.
Di boxnya sendiri ada informasi IMEI dari modem ini dan S/N, ada baiknya box ini tidak hilang atau paling tidak Info tadi dipindahkan ke tempat lain yang lebih aman.
MiFi Huawei dibandingkan dengan jam dan Ipod
Dari segi tampilan, bisa dibilang MiFi ini adalah salah satu dari sedikit modem dengan tampilan yang bagus dan kecil walaupun semua bagian tentu saja terbuat dari plastik. Bagian depan modem menggunakan style brushed metal dan layar LCD yang cukup informatif. Bagian belakangnya didominasi oleh warna putih dan ada stiker kecil berisi informasi SSID default dan Wifi keynya. Ada tombol "on", "Wifi" dan "connect" dibagian samping kanan MiFi dan slot micro SD dibagian samping kirinya.
Bagian kanan Mifi
Bagian kiri mifi
Saya sendiri belum pernah menggunakan slot microSD karena memang tidak ada microSD menganggur dirumah, jadi saya belum bisa memberi komentar mengenai feature ini.
Instalasi, Pemakaian dan Konektivitas
Saya terbiasa untuk melakukan initial charge pada setiap gadget ber-baterai yang saya beli, demikin juga dengan MiFi ini. initial charge dalam keadaan mati membutuhkan 2-3 Jam (saya agak lupa) sampai penuh.
Setelah initial charge, saya menghidupkan modem ini dengan menekan tombol "on" beberapa detik sampai muncul logo E-5 dilayar LCDnya. setelah itu saya colokkan ke USB port di laptop menggunakan kabel bawaannya. Bila system windows anda masih standar, modem ini akan menambahkan CD drive virtual baru, lalu dia akan menginstall secara otomatis driver dan menambahkan shortcut-link ke web managementnya di desktop.
Bila anda mematikan feature automatic install di laptop anda atau karena alasan lain tidak terjadi auto install, anda bisa mencari file setup di CD virtualnya melalui file explorer dan menjalankan program instalasi dari situ.
Tampilan non login dari web management
Harap diingat bahwa modem ini tidak punya software native khusus, jadi bila anda meng-klik shortcutnya anda akan dibawa ke browser anda, dan muncul tampilan halaman web dengan informasi sinyal, Bandwidth Counter dan lainnya.
Tampilan setelah login dari web management
gunakan password admin (default) untuk masuk ke settingnya. Disitu bisa diset seluruh parameter untuk konek ke jaringan provider anda, saya sendiri selama ini menggunakan Telkomsel Flash sebagai provider.
Setting parameter telco provider
Hal lain yang sebaiknya diganti adalah password "admin" menjadi yang lain karena terlalu umum, mengganti SSID (nama Wifi) menjadi sesuatu yang lebih mudah dibaca dan menambahkan password ke jaringan wifinya supaya tidak sembarang orang bisa konek ke wifi anda dan menghabiskan bandwidth 3Gnya.
Setting Wi-fi
setelah initial setting melalui laptop, lain kali anda mau mengakses web managementnya anda bisa mengaksesnya melalui alamat http://192.168.1.1 tentunya setelah masuk ke jaringan Wifi modem ini. Bila anda tidak pernah/jarang ganti-ganti sim card/provider, kemungkinan besar anda tidak akan pernah menyentuh web management ini lagi dan selanjutnya konek ke internet dengan gampang dilakukan dengan menekan tombol "connect" saja.
scan Wi-fi di windows XP home edition
Dari keadaan mati, setelah anda menekan tombol "On" maka butuh sekitar 10 detik untuk booting lalu dilanjutkan dengan 5-10 detik untuk menyalakan jaringan Wifinya, dan sekitar 10 detik lagi untuk konek ke jaringan provider anda. Setelah itu anda tinggal scan laptop/ gadget untuk mencari wifinya dan konek dari situ.
Tips dari saya: karena anda akan membawa personal wifi ini kemana-mana, cafe, restoran, field office, gunakan nama wifi yang sedikit seram biar orang lain yg mendeteksi wifi ini jadi segan mencoba masuk walaupun anda telah membuat password untuk gabung ke wifinya, misalnya "facebook_password_grabber" atau "BCA_pin_stealer"atau apapun yg menyeramkan.
Battery Life dan Charger
Menurut manualnya, bila anda menggunakan MiFi ini terus menerus untuk konek ke internet tanpa jeda, maka baterai MiFi ini akan habis +- 4 Jam, tapi ingat bahwa settingan default dari modem adalah akan diskonek apabila setelah 10 menit tidak ada request ke internet sehingga untuk browsing normal dengan jeda disana sini, battery lifenya bisa diextend hingga 6 jam. Saya pernah menggunakan MiFi ini hanya untuk ngecek twitter dan facebook setiap beberapa saat selama seharian, baterai ini bisa tahan sampai 6 jam.
Lalu mengenai one million dollar question-nya: "apakah bisa dipakai sambil dicharge?"
Jawabannya adalah "bisa", saya pernah mencoba dengan menyalakan MiFi kemudian saya colokkan ke USB charger, terlihat di LCD bahwa indikator baterainya bergerak seperti bila sedang dicharge dan saya tetap bisa konek ke Internet. Tapi saya sendiri jarang sekali charge sambil dipakai, karena mode ini tampak seperti membuat baterainya bekerja keras. JakNot sendiri hanya memberikan 1 tahun garansi untuk modemnya saja, exclude baterai, membuat hampir tidak ada alasan untuk memaksakan mode charge + connect ini.
Mengenai charger, karena kabel charger yang diberikan bundle dalam penjualan ini hanya kabel USB ke USB, ada baiknya anda beli USB charger lagi supaya bisa dicharge ke listrik tembok. Saya sendiri menggunakan Iphone wall charger untuk mencharge MiFi ini tanpa harus menyalakan laptop.
Kesimpulan
Pros:
- Kecil dan kompak, build quality cukup baik
- Desain menarik, layar LCDnya informatif
- Konek ke Internet dari keadaan mati relatif cepat
- Web management menunya intuitif
.
Cons:
- Tidak dibundle dengan wall charger, bisa disiasati dengan beli wall USB charger terpisah
- Jangkauan wifi tidak jauh, tapi karena ini personal WiFi hal ini bisa dimaklumi


