Pemilu 2009 dengan segala macam ceritanya.
Pemilu 2009 mulai dilakukan pada hari ini tanggal 9 April 2009, dan salah satu tema yang mencuat beberapa hari belakangan adalah tidak terdaftarnya beberapa nama di DPT (Daftar Pemilih Tetap), hal ini membuat saya mempunyai ide mengenai kategorisasi pemilih pada pemilu kali ini menjadi beberapa jenis golongan pemilih berdasarkan terdaftarnya nama dalam DPT dan kegiatan mencontreng.
Golongan-golongan tersebut adalah:
Golongan I: Good Citizen
Anda masuk DPT dan anda memilih dengan benar, karenanya anda adalah warga negara yang baik.
Saya sebut warga negara yang baik adalah karena orang-orang ini mendapatkan anugerah terdaftar di DPT dan ikut bertanggung jawab memilih secara benar di bilik suara.
Banyak orang yang merasa bahwa satu suara yang diberikan tidak akan berarti, tapi bagi saya, kegiatan memilih tetap penting, karena suara anda akan menjadi dasar legitimasi bagi pemerintahan lima tahun kedepan.
Bagi anda yang termasuk dalam golongan ini, menurut saya anda berhak berkata apapun terhadap pemerintah lima tahun kedepan, toh anda memang valid untuk melakukan hal tersebut.
.
Golongan II: opportunist
Terdaftar di DPT, masuk ke bilik suara tapi memilih secara tidak benar/ asal-asalan/ tidak valid. Quite an Asshole. yes you! you are an asshole.
opportunist sejati adalah orang yang datang ke TPS dan masuk ke bilik suara hanya untuk memberikan suaranya secara asal-asalan atau tidak valid.
banyak alasan kenapa orang melakukan ini, salah satunya berharap banyak orang melakukan ini sehingga suara tidak valid menjadi cukup besar dan pemerintah mendatang tidak punya legitimasi yang cukup karena memang tidak dipilih oleh banyak orang. Terserah anda punya alasan tertentu atau tidak untuk melakukan hal ini, tapi bagi saya ini terlalu berbau sabotase.
ada beberapa orang yang saya tau yang mengajak hal ini didepan umum/didepan liputan TV nasional, pertanyaan saya hanya satu, where the fuck are you all this time dude?
bagi anda yang melakukan ini, pertanyaannya adalah kenapa?
.
Golongan III: Cheapskate Asshole
satu kata; Cukup bodoh orang yang melakukan ini dengan sengaja.
untuk orang yang melakukan hal ini dengan sengaja -tidak memilih walaupun terdaftar di DPT- adalah orang gak mau rugi yang cukup tolol. Maksud saya, anda punya kesempatan untuk memilih alternatif lain dari bentuk pemerintahan sekarang, atau malah berusaha keras tidak memilih suatu partai yang terkenal omdo (misalnya -red) dan anda tidak melakukannya karena.. males? pfff..
Satu kata untuk anda yang masuk golongan III: shut up!
.
Golongan IV: Poor Citizen
Yah mau gimana lagi, pada akhirnya anda memang tidak terdaftar dalam DPT, sehingga anda tidak bisa memilih.
Ada banyak hal yang membuat anda tidak terdaftar dalam DPT seperti yang tampaknya dialami Lita mariana di facebook comment;
Namaku gak ada di DPT, pdhl di DPS ada. Ketua TPS tak mau tahu. Huh. Kesel. Sekeluarga besar cm gue yg apes.
Yang pasti ini memperlihatkan bahwa administrasi sipil Indonesia masih perlu banyak diperbaiki, cukup menyedihkan sebenarnya mendengar atau bahkan melihat dan mengalami hal ini, terlepas dari adanya indikasi disengaja atau tidak, hal ini merupakan PR kita agar hal ini tidak terjadi di masa depan. Digitalisasi database warga negara didalam satu database master, mungkin? Harusnya ini masuk dalam project yang diberikan stimulus nih :)
Akhirnya..
Pemilu adalah salah satu indikasi bahwa pemerintah yang akan memerintah akan didukung oleh mayoritas rakyatnya sehingga legitimasinya cukup kuat, dan salah satu syarat utama negara Demokrasi.
Hari ini Negara Indonesia melakukan Pemilu untuk memilih Perwakilan kita di DPR dan DPD, ini adalah pencapaian yang signifikan dalam kegiatan politik di negeri ini, terlepas dari segala kekurangannya, semoga akhirnya pemilu ini akan menjadikan Indonesia menjadi lebih baik dari sekarang. Jujur ada sedikit rasa pesimis dan bahkan takut di diri saya membayangkangkan hasilnya (melihat kualitas promosi para calon legislatif kita di jalan-jalan) bila ternyata mekanisme yang sekarang berlaku tidak berhasil, tapi mari kita berdoa dan berusaha keras menjaga supaya demokrasi di Indonesia tetap berjalan, God Bless the Indonesia!
Btw, hayo..dari keempat golongan ini anda masuk golongan mana? berikan komentarnya yah.


