
walaupun kedua-duanya punya tujuan sebagai alat/software untuk presentasi secara digital, tapi keduanya juga mempunyai desain filosofi yang berbeda. Powerpoint sebagai produk buatan microsoft dibundle bersamaan dengan aplikasi word dan lainnya sebagai bagian dari office suite. Bila kita bicara microsoft, maka sudah barang tentu estetika (mungkin) bukan ada di prioritas pertama, hal ini sangat berbeda dengan keynote yang memang didesain dari awal dengan mengikutkan estetika sebagai salah satu pilar fondasinya. tidak ada yang salah dengan keduanya, dan saya kira memang seharusnya begitu, toh software ada untuk membantu kita bukan. Yang kemudian menjadi masalah adalah saat jutaan orang didunia menggunakan powerpoint dan kemudian melakukan presentasi dengan menggunakan template yang sama, layout yang sama dan banyak "sama" lainnya, kejenuhan merupakan hal yang pasti terjadi. generalisasi merupakan hal lainnya. Ini semua tidak bisa kita hindari mengingat bahwa memang banyak orang tidak banyak mengetahui seluk beluk powerpoint dan cenderung bermain aman dengan template yang ada. Beberapa orang kemudian melangkah lebih jauh berkomentar mengenai desain layout dan tipografi di powerpoint seperti misalnya Khoi Vinh.
saya tidak akan melangkah kesana, karena memang itu ranah yang asing bagi banyak orang. "Terus kenapa kalau tipografinya menghina filosofi designer?", "emang designer tuh siapa?", "btw tipografi itu gimana sih?", tepat! itulah ranah yang asing. Oleh karena itulah untuk mengembalikan konten kepada topik, beberapa hari ini saya mengutak-atik powerpoint dan akhirnya menyimpulkan bahwa powerpoint memang tidak didesain untuk seorang yang punya pengetahuan desain lanjut, terlalu banyak generalisasi, dan terlalu banyak penyederhanaan. Microsoft tidak salah, yang salah adalah kita yang meminta terlalu banyak. selesai? tentu tidak, bukan manusia bila kita tidak berusaha dan bukan anthronic bila tidak mencoba berkreasi di "tempat-tempat" yang sempit :D
Powerpoint sebagai tool presentasi yang estetis memang tidak bisa kita harapkan, tapi percaya atau tidak powerpoint menyediakan berbagai macam tool yang bisa gunakan untuk berkreasi, dan mencoba menaikkan tingkat estetis presentasi beberapa tingkat elbih baik :).
Konten sebagai dasar presentasi
di tips & trick kali ini saya akan mencoba memberikan jalan tengah mengenai powerpoint ini melalui beberapa pembagian, pertama yaitu pemilihan konten sebagai platform paling dasar mengenai presentasi dan kedua adalah pemilihan layout, disinilah estetis berperan penting.
saya tidak bilang bahwa saya adalah orang paling ahli di Indonesia mengenai presentasi, tapi ada saatnya saat saya melihat presentasi seseorang, saya sudah bisa mengambil kesimpulan umum tanpa orang tersebut perlu menyelesaikan pembicaraannya. Bagi saya ini buruk karena artinya dia sebenarnya tidak perlu berpresentasi di depan saya, oleh karena itulah tips pertama saya adalah "type less talk more", artinya jangan buat orang yang melihat presentasi menjadi penonton belaka, jadikan mereka juga sebagai pendengar. cara paling umum mengenai hal ini adalah dengan memberikan informasi dalam bentuk poin dibandingkan dalam bentuk paragraf.

mengubah poin yang biasa menjadi lebih simpel
setelah dalam bentuk poin, apakah sudah selesai? belum. poin yang anda baru buat tadi lagi-lagi harus mengikuti aturan tertentu. menurut pengalaman saya, poin yang pendek, sederhana tapi dilain pihak informatif akan membuat saya menjadi penonton dan pendengar sekaligus. Hal ini dikarenakan saya saat membaca poin-poinnya telah bisa mengambil garis besarnya tapi kemudian harus tetap mendengarkan untuk mengetahui detail garis besar tersebut. "suprise me" seperti kata Ewan McGregor difillm "the Island"
hal lain yang mungkin bisa membantu menaikkan nilai presentasi anda adalah bila anda selalu melampirkan grafik yang mendukung poin. Kenapa perlu hal seperti ini? karena pada dasarnya orang selalu mengkorelasikan informasi dengan grafiknya. suatu poin yang bilang "naik 43% dibandingkan tahun kemarin" akan kurang menarik bila dibandingkan dengan poin yang sama tapi dilengkapi grafik.

tanpa gambar (kiri) dan dengan gambar (kanan)
the fun begin with the design
sekarang menuju ranah layout dan design. Powerpoint memang mempunyai beberapa template dan beberapa layout, tapi sekali lagi, template yang sama digunakan jutaan orang didunia, bahkan mungkin termasuk oleh rival anda di meja sebelah. Beberapa orang kemudian berusaha berbeda dengan membuat/membeli background baru untuk tampilan powerpointnya. Ini memang membantu sekali, bahkan saking membantunya saya selalu takut bila kemudian ada komentar, "wah backgroundnya keren, dapat dimana?", ini sama saja seperti bilang bahwa "hei, presentasinya biasa aja, tapi backgroundnya memang lumayan bagusnya, btw tadi presentasi tentang apa ya, kok saya lupa".
Saya selalu bilang bahwa dibalik semua gemerlap background dan highlight yang bisa dibangunnya, pada akhirnya kita butuh sesuatu yang simpel. dan saat kita bilang sesuatu yang simpel, kita butuh lebih dari sekedar background yang bagus, kita perlu layout yang baik, dan tentunya manajemen yang mengatur semua itu.
pertama yang saya selalu berusaha buat untuk presentasi adalah tampilan judul yang "menggigit". Informatif, tapi dilain pihak simpel. banyak template judul yang saya buat untuk mengakomodasi hal tersebut, dan tentunya semua di buat dengan powerpoint (kecuali gambar-gambar tertentu seperti background)

tampilan yang lebih baik, no?
hal lain mengenai desain layout adalah layout itu sendiri. Untuk hal ini, saya rasa microsoft dengan powerpointnya cukup berhasil menangkap dasar dari sistem yang ada. Tidak banyak yang bisa diubah disini dan saya kira juga tidak perlu. layout yang biasa saya gunakan selama ini pun inline dengan apa yang microsoft buat didalam powerpoint.


beberapa layout yang biasa saya gunakan
ketiga adalah bantuan gambar. Masih sering saya temui dalam berbagai presentasi, pengunaan gambar ataupun grafik pendukung dilupakan. Hal ini bukan saja membuat penyimak presentasi anda menjadi bosan, tidak menyimak, dan kalaupun menyimak, akan kesulitan memvisualisasikan penjelasan yang ada di layar. Ada banyak hal yang bisa membantu tampilan halaman anda walaupun halaman itu tidak memerlukan sebuah gambar sekalipun. Bagi saya triknya adalah menggunakan ikon yang se-tema. Ikon ini kadang saya buat sendiri, tapi kadang juga saya comot dari tempat lain, mengenai "pencomotan" tadi, saya tentu saja hanya menggunakannya untuk presentasi internal saja, dan tidak saya gunakan untuk keluar.
beberapa icons yang pernah saya gunakan
gambar yang representatif mengenai suatu hal, seperti grafik kurva, chart diagram atau tabel adalah andalan saya lainnya yang menyangkut gambar. Sudah merupakan kebiasaan saya untuk membuat gambar-gambar yang besar dan berwarna cerah, sekedar untuk memperlihatkan kesesuaian antara halaman dan topiknya. berikut ini adalah beberapa hasil kurva dan lainnya yang saya edit di program nativenya masing-masing (chart menggunakan excel, tabel juga menggunakan excel) Sekali lagi terbukti bahwa didalam keterbatasan yang sempat saya singgung diatas, kreativitas masih bisa digunakan.

tabel sebelum (kiri) dan sesudah (kanan) mendapat sentuhan seni sedikit

chart yang biasa (kiri) dan yang tidak biasa(kanan)
setelah membaca semua penjelasan diatas, pada akhirnya semua hal tersebut harus disatukan menjadi satu kesatuan, dan oleh karena itulah saya mempersilahkan kepada semuanya untuk melihat sendiri hasilnya dengan mendownload file presentasi powerpoint (dikompres dengan format zip untuk memperkecil ukurannya) dibawah ini.


kick ass design!
Saya kira semua topik yang saya bicarakan diatas telah meliputi seluruh aspek desain dari sebuah presentasi digital, dan juga mengukuhkan bahwa sebenarnya semua tool yang diciptakan akan menjadi berguna bila penggunanya sendiri bagus, dan bagi semua orang yang masih bilang bahwa gerak kreativitasnya dihalangi oleh keterbatasan powerpoint, hari ini telah saya pindahkan garis itu lebih jauh, tinggal bagaimana anda yang memanfaatkannya. selamat mencoba :)
download disini:
contoh file presentasi (zip) full: theme 01 (contact me - filenya terlalu besar) dan theme 02
conoth file presentasi (zip) judul saja: theme 03 dan theme 04 (contact me - filenya terlalu besar)
semua file diatas dilisensikan kedalam Creative Commons Attribution-NonCommercial 2.5 License
.
Why there is no picture in this article?
On March 2008, anthronic.com account server that was hosted by singcat, freeze by their data center. The reason was because there are many spam account originate from my account server, probably because singcat was hosting a lot of spam account in the same server as I am, meaning that because of those spam accounts, all legitimate account was also terminated including mine. To make matter worse, I don't have any access whatsoever into my data that was stored in my account, although luckily I can rebuild SQL database from the backup (that's explain why you still see the article but not the picture).
That is the reason why you see no picture in this article; it was because I didn't have the original picture that goes along with the article. Of course several pictures can be restored from my offline draft but I’m afraid some pictures will never be recovered. I hope you understand this completely and I'm sorry for this troublesome fact.
Kenapa tidak ada gambar di artikel ini?
Pada Maret 2008, akun anthronic.com yang dihosting oleh singcat dibekukan pihak data center singcat. Alasannya server tempat anthronic.com ditempatkan telah menjadi server spam. Akibatnya semua akun yang tidak terlibat apa-apa dengan hal ini juga ikut dibekukan termasuk milik saya. Lebih parah lagi saya tidak punya/tidak diberikan akses apapun untuk bisa mengambil data yag telah disimpan di akun tersebut termasuk file gambar, walaupun syukurnya saya masih bisa mengembalikan SQL databasenya (itu menjelaskan kenapa anda bisa melihat artikelnya tapi tidak bisa melihat gambarnya).
Walaupun sebagian kecil gambar bisa dikembalikan, saya pikir tidak ada kemungkinan untuk bisa mengembalikan sebagian besar gambar yang lain.Saya harap anda semua mengerti hal ini dan saya minta maaf atas kejadian ini.
Regards,
Andrianto Hapsoro
ps: All image path still retain its original path, so if you ever though I copied and paste the article from somewhere else, think again you fuckhead!
this link will make you understand better:
- My other account that also affected
- Review singcat di web hosting top
- Copy paste email urgent singcat


